Basarnas Siapkan Salvage KM Virgo 8, 129 Korban Masih Dicari

Basarnas Siapkan Salvage KM Virgo 8, 129 Korban Masih Dicari

ENERGIKITA.COM — Basarnas menyiapkan operasi salvage untuk membalikkan badan KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa, guna mempercepat evakuasi 129 korban yang belum ditemukan. Proses pengangkatan kapal mengacu pada UU Pelayaran yang mewajibkan pemindahan badan kapal paling lama 180 hari sejak kecelakaan.

Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii menyatakan operasi salvage menjadi rencana alternatif jika pencarian bawah laut tidak bisa dilakukan akibat cuaca. Kapal saat ini mengapung terbalik di perairan Laut Jawa dengan posisi yang terus bergeser.

"Apabila pencarian underwater belum bisa kita lakukan akibat cuaca, kita merencanakan untuk salvage. Yaitu kita ingin membalikkan kondisi kapal ini dan akan kita laksanakan pencarian di dalam kapal tersebut dan kita akan evakuasi," kata Syafii dalam konferensi pers, Rabu (16/9) malam.

Dasar Hukum dan Batas Waktu 180 Hari

Syafii menjelaskan rencana salvage berlandaskan Undang-Undang Pelayaran yang mengamanatkan pemilik kapal mengalami kecelakaan dan mengganggu alur laut aktif untuk memindahkan atau mengangkat badan kapal. Aturan itu memberi batas waktu paling lama 180 hari.

"Karena itu, Basarnas dengan jajaran di bawah Kementerian Perhubungan berkoordinasi dan juga kita melibatkan owner untuk melakukan kegiatan yang saya sampaikan tadi, yaitu salvage terhadap kapal yang terbalik ini," ujarnya.

Basarnas mengakui tidak memiliki kewenangan penuh atas proses salvage. Institusi itu mengundang sejumlah ahli untuk membahas teknis pelaksanaan sebelum operasi dimulai.

Posisi Kapal Terus Bergeser ke Kedalaman 29 Meter

Kondisi bawah laut disebut semakin menyulitkan pencarian. Kapal yang semula terdeteksi mengapung di kedalaman 21 meter kini bergeser ke kedalaman 29 meter.

"Kita enggak mungkin berlama-lama, karena apa? Dari pertama kali kondisi kejadian yang kita tentukan sebagai datum, ini makin hari ada pergeseran-pergeseran," kata Syafii.

Pergeseran posisi kapal membuat tim penyelam menghadapi risiko lebih besar. Arus bawah laut dan cuaca buruk menjadi dua kendala utama yang membatasi durasi operasi penyelaman.

243 Orang di Manifest, 114 Sudah Ditemukan

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) pukul 02.00 Wita. Kapal berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

Kapal membawa 243 orang yang terdiri dari penumpang, awak kapal, dan kru. Hingga Senin (14/9), sebanyak 114 orang berhasil ditemukan, sementara 129 lainnya masih dalam pencarian.

Basarnas menegaskan kapal baru akan ditarik untuk kepentingan investigasi setelah seluruh proses SAR dinyatakan selesai. "Baru setelah diyakinkan proses SAR ini selesai baru kapal ini akan kita tarik untuk kepentingan investigasi," kata Syafii.

Salvage Bukan Prosedur Rutin Basarnas

Operasi membalikkan badan kapal tergolong luar biasa dalam penanganan kecelakaan pelayaran. Basarnas memanfaatkan situasi darurat untuk menjalankan langkah yang biasanya menjadi tanggung jawab pemilik kapal.

Syafii menyebut keputusan itu diambil karena evakuasi korban menjadi prioritas. Koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan pemilik kapal terus berjalan untuk memastikan proses berjalan sesuai aturan.

Belum ada keterangan resmi mengenai jadwal pasti pelaksanaan salvage. Basarnas menyatakan akan menyesuaikan waktu operasi dengan kondisi cuaca di lokasi kejadian.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index