ENERGIKITA.COM — Miley Cyrus merilis album ke-10 bertajuk Bass Persuades, kurang dari 18 bulan setelah Something Beautiful (2025). Album ini memuat 10 trek dengan kolaborasi mengejutkan, lirik berani, dan hook besar. Maxx Morando, tunangan Miley, memproduseri hampir seluruh lagu.
Miley Cyrus kembali dengan album ke-10 bertajuk Bass Persuades. Peluncuran album ini menandai fase baru dalam karier pop yang terus berubah sejak era Disney hingga eksperimen rock psikedelik.
Proses rekaman berlangsung cepat. Miley mengaku mengerjakan album ini dalam waktu singkat, kurang dari 18 bulan setelah merilis Something Beautiful pada 2025.
Single Pembuka yang Menyesatkan
Lagu "Bass Persuades" dipilih sebagai single pembuka sekaligus trek pertama album. Alih-alih langsung memukau, lagu ini justru membangun sentimen pesimistis lewat lirik "the kids don't wanna dance".
Pilihan itu sempat menurunkan ekspektasi sebagian penggemar terhadap kualitas album secara keseluruhan. Namun, Bass Persuades terbukti jauh lebih tajam dibanding kesan yang ditinggalkan single perdananya.
Kembalinya Nuansa Dead Petz
Bagi penggemar lama, album Miley Cyrus & Her Dead Petz (2015) menjadi salah satu puncak kariernya. Di album itu, Miley berkolaborasi dengan Wayne Coyne dan The Flaming Lips untuk menjelajahi sisi progresif musiknya.
Nuansa serupa muncul kembali di trek "Orbit". Lagu ini mengambang di atas sintesis bergaya Pink Floyd, diselingi sentuhan twang country yang membuatnya semakin surealis.
Different Religion dan Sentuhan Model/Actriz
Trek "Different Religion" menjadi salah satu sorotan utama album. Lagu ini dibuka dengan distorsi elektro yang mengingatkan pada Black Sabbath era "Iron Man" sebelum beralih ke nuansa Duran Duran.
Miley melantunkan lirik bernuansa teologi groovy, seperti "I've got my own god! He drives a fast car!" dan "My god's a hot boy!" Grup noise rock asal Brooklyn, Model/Actriz, turut ambil bagian dengan vokal robotik di atas beat industrial.
Gitaris Jack Wetmore dan vokalis Cole Haden dari Model/Actriz juga tercatat memberi kontribusi instrumen di beberapa trek lain. Kolaborasi ini akan berlanjut ke panggung Hollywood Bowl bulan depan.
Maxx Morando di Balik Produksi
Maxx Morando, tunangan Miley, kembali mengisi kursi produser. Drummer band Liily itu memproduseri delapan dari sepuluh trek Bass Persuades.
Dua lagu yang tidak ia produksi justru disebut paling jelas menceritakan hubungan mereka. Dalam wawancara dengan Zane Lowe, Miley memuji "genreless flow" Morando yang terbentuk dari kebiasaannya mendengarkan Migos.
"He understands the blur that I like to live in when it comes to music," ujar Miley.
Neon Signs dan Balada Duet yang Gelap
Di trek "Neon Signs", Miley berduet dengan Andrew Wyatt dari Miike Snow. Lagu ini disebut sebagai momen paling creepy sekaligus sensual di album.
Keduanya membawakan balada doo-wop yang terfragmentasi, disaring melalui lanskap elektro era Seventies ala Brian Eno dalam album ambient klasiknya tahun 1975.
Bass Persuades menegaskan posisi Miley sebagai artis pop yang tak bisa diprediksi. Album ini tersedia di platform streaming digital mulai pekan ini.