Akademi TNI Libatkan Taruna di MPLS untuk Bentuk Karakter Siswa Rakyat

Akademi TNI Libatkan Taruna di MPLS untuk Bentuk Karakter Siswa Rakyat
Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI Letnan Jenderal Raden Sidharta Wisnu Graha.

JAKARTA - Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI Letnan Jenderal Raden Sidharta Wisnu Graha menyatakan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 2 Surabaya, Jawa Timur, bertujuan memperkuat pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kemandirian para peserta didik.

"Kami diminta membantu menanamkan nilai kemandirian, kedisiplinan, dan karakter. Program ini hanya berlangsung lima hari, namun kami berupaya memberikan pembelajaran terbaik kepada para siswa," katanya saat meninjau pelaksanaan MPLS di SRT 2 Surabaya, Selasa.

Wisnu menjelaskan bahwa keterlibatan taruna Akademi TNI merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Sekolah Rakyat, di mana pendampingan tersebut difokuskan pada penanaman nilai disiplin, tanggung jawab, serta karakter positif kepada seluruh siswa.

Menurut dia, pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi yang sanggup membawa Indonesia menjadi negara maju. Taruna Akademi TNI pun membagikan pengalaman seputar kedisiplinan dan tanggung jawab yang selama ini diterapkan dalam pendidikan mereka.

Wisnu menegaskan kegiatan tersebut sama sekali bukan bertujuan melakukan militerisasi terhadap siswa, melainkan bentuk pembinaan yang berfokus pada pembentukan karakter, etika, dan kebiasaan disiplin untuk kehidupan sehari-hari.

"Tanpa disiplin dan karakter yang kuat, akan sulit mewujudkan kemajuan bangsa. Kami ingin menularkan nilai-nilai positif agar generasi muda memiliki tanggung jawab terhadap diri sendiri, lingkungan, dan negaranya," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso menilai pembinaan karakter dari Akademi TNI menjadi bagian penting untuk mendukung tujuan Sekolah Rakyat dalam melahirkan generasi unggul secara akademik, berkepribadian, berakhlak, serta berjiwa kebangsaan.

Menurut Cahyo, penanaman disiplin, rasa cinta lingkungan, dan nilai-nilai kebangsaan selama MPLS akan memperkokoh pembentukan karakter siswa tanpa mengabaikan pendekatan pendidikan yang humanis serta berorientasi pada pembinaan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index