Gibran Pantau Langsung Pembangunan Dermaga dan Produksi Semen Tuban

Senin, 09 Maret 2026 | 09:27:02 WIB
Gibran Pantau Langsung Pembangunan Dermaga dan Produksi Semen Tuban

JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Tuban, Jawa Timur.

Proyek ini dikelola anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan dirancang sebagai fasilitas ekspor semen berkapasitas besar. Teknologi modern digunakan untuk mendukung operasi ekspor yang efisien dan berkelanjutan.

Gibran mengapresiasi perkembangan proyek yang sudah mencapai 99 persen. Ia menekankan pentingnya standar dan kepatuhan pengelolaan lingkungan tetap terjaga. “Semoga segera operasional dan mendukung peningkatan kapabilitas bangsa di kancah global serta agenda pembangunan berkelanjutan, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di manca negara,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau dermaga yang mampu mengirim 500.000 hingga 1 juta ton semen ke pasar internasional. Fasilitas ini diharapkan memperkuat posisi ekspor Indonesia di pasar global. Gibran menekankan bahwa inovasi infrastruktur harus selaras dengan pembangunan berkelanjutan.

Kerja Sama Strategis dengan Taiheiyo Cement

Proyek ini merupakan hasil kerja sama SIG dengan Taiheiyo Cement Corporation sejak 2021. Nilai investasi mencapai Rp 1,4 triliun, mencakup pengembangan dermaga dan pabrik. Peningkatan kapasitas Terminal Khusus dari 15.000 DWT menjadi 50.000 DWT menjadi salah satu fokus utama.

Penambahan kapasitas dilakukan melalui pembangunan jetty trestle dan jetty platform baru yang terhubung dengan dermaga lama. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi pengiriman ke kapal ekspor. Kerja sama ini juga memperkuat hubungan strategis antara perusahaan nasional dan mitra global.

Untuk mendukung produksi, proyek membangun blending silo system dengan kapasitas 8.000 ton dan clinker silo system berkapasitas 15.000 ton. Dua cement silo system masing-masing memiliki kapasitas 18.000 ton. Fasilitas ini memastikan pasokan bahan baku dan produk jadi berjalan lancar.

Fasilitas Transportasi dan Ekspor

Proyek juga mencakup pemasangan tube conveyor sepanjang 4,1 km, tripper conveyor, dan ship loader berkapasitas 1.000 tons per hour. Sistem ini memungkinkan pengiriman semen curah langsung ke kapal yang bersandar di dermaga. Integrasi fasilitas ini dirancang untuk mempercepat distribusi ekspor.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, menyebut fasilitas transportasi menjadi salah satu kunci efisiensi operasional. Dengan sarana ini, perusahaan dapat memenuhi target pengiriman 450.000 ton semen pada tahun ini. Proyek ini akan mendukung kapasitas hingga 1 juta ton per tahun.

Gibran menekankan pentingnya integrasi dermaga dan fasilitas produksi dalam strategi ekspor. Ia berharap proses logistik lebih cepat dan biaya distribusi lebih efisien. Hal ini dianggap krusial untuk daya saing industri semen nasional.

Target Operasional dan Daya Saing

Proyek ditargetkan siap beroperasi optimal pada pertengahan tahun depan. Dengan fasilitas baru, SIG dapat memperkuat distribusi dan jaringan global. Indra menekankan bahwa proyek ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekspor.

Proyek ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pengiriman, tapi juga memperkuat posisi perusahaan di pasar internasional. Kegiatan ekspor diharapkan mengurangi tekanan overcapacity di pasar domestik. SIG menilai modernisasi dermaga dan pabrik menjadi strategi jangka panjang menghadapi kompetisi global.

Gibran menambahkan, pengembangan fasilitas ini selaras dengan agenda pembangunan nasional. Infrastruktur yang kuat mendukung pertumbuhan ekonomi dan ekspor berkelanjutan. Dengan begitu, industri semen bisa lebih adaptif menghadapi tantangan global.

Kontribusi terhadap Pembangunan Nasional

Proyek ini diharapkan memberi dampak positif pada ekonomi lokal Tuban dan sekitarnya. Tenaga kerja lokal dilibatkan dalam pembangunan dermaga dan fasilitas produksi. Investasi ini turut menciptakan peluang lapangan kerja dan transfer teknologi.

Selain itu, pengelolaan lingkungan menjadi perhatian utama pemerintah dan perusahaan. Upaya pengurangan dampak ekologis terus dilakukan agar proyek berjalan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen nasional terhadap pembangunan berkelanjutan.

Gibran menekankan bahwa setiap proyek strategis harus memberikan manfaat luas. Tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa. Sinergi antara pemerintah dan BUMN menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur strategis.

Proyeksi Ekspor dan Keunggulan Kompetitif

Dengan fasilitas baru, SIG dapat mengekspor hingga satu juta ton semen per tahun. Proyeksi ini menunjukkan kemampuan Indonesia memasuki pasar global lebih agresif. Dermaga dan fasilitas produksi yang modern menjadi aset strategis perusahaan.

Fasilitas ini juga memungkinkan pengiriman cepat dan efisien ke berbagai negara tujuan ekspor. Indra percaya bahwa modernisasi pabrik meningkatkan daya saing produk. Hal ini menjadi faktor penting di tengah tantangan industri semen domestik yang kompetitif.

Gibran menutup kunjungannya dengan optimisme tinggi. Ia berharap proyek ini segera beroperasi dan memberi kontribusi signifikan bagi pembangunan nasional. Inovasi dan kolaborasi strategis menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan global.

Terkini