KUR BCA 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Lewat Pinjaman Fleksibel

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:09:17 WIB
KUR BCA 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Lewat Pinjaman Fleksibel

JAKARTA - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 memberikan kemudahan akses modal bagi pelaku UMKM. 

Pinjaman hingga Rp500 juta dengan tenor 1-5 tahun membuat angsuran menjadi lebih ringan dan terjangkau. Dengan program ini, pengusaha bisa memaksimalkan modal kerja tanpa harus memiliki agunan tambahan yang besar.

Keunggulan KUR BCA 2026

KUR BCA 2026 menawarkan fleksibilitas tinggi dalam pembayaran cicilan sehingga pelaku usaha dapat merencanakan cash flow lebih baik. 

Waktu tenor yang panjang mulai 12 hingga 60 bulan memungkinkan angsuran bulanan menyesuaikan kemampuan keuangan pengusaha. Hal ini membuat program KUR BCA menjadi pilihan ideal bagi UMKM yang ingin berkembang secara stabil.

Seorang pelaku UMKM menyampaikan, “Program ini sangat membantu karena saya bisa mengatur modal kerja tanpa terbebani cicilan tinggi setiap bulan.” Kemudahan akses dan persyaratan yang jelas membuat banyak pengusaha semakin percaya diri mengajukan pinjaman. 

Program ini juga memastikan usaha tetap berjalan lancar meskipun sedang melakukan ekspansi atau menambah stok produk.

Syarat Pengajuan KUR BCA 2026

Sebelum mengajukan pinjaman, ada beberapa persyaratan wajib yang harus dipenuhi. Calon debitur wajib berstatus Warga Negara Indonesia dengan usia minimal 21 tahun atau sudah menikah, memiliki E-KTP, dan memiliki usaha berjalan minimal enam bulan. Wajib juga memastikan belum memiliki KUR berjalan di bank lain agar pengajuan dapat diproses lancar.

Ketua UMKM lokal menyebutkan, “Dokumen lengkap sangat penting agar proses pengajuan cepat dan dana bisa cair tepat waktu.” Selain itu, calon debitur perorangan maupun badan usaha harus melengkapi dokumen seperti Kartu Keluarga, NPWP, dan Surat Keterangan Usaha. Persyaratan ini memastikan bank dapat menilai kelayakan usaha secara akurat.

Dokumen Persyaratan dan Proses Pengajuan

Calon debitur perlu menyiapkan dokumen untuk mendukung pengajuan KUR, termasuk E-KTP calon debitur dan pasangan, NPWP khusus untuk pinjaman di atas Rp50 juta, Kartu Keluarga, serta Surat Keterangan Usaha atau NIB. 

Bagi pengajuan KUR kecil, BPJS Ketenagakerjaan juga diperlukan untuk memastikan kepatuhan dan perlindungan tenaga kerja. Persiapan dokumen yang lengkap mempercepat proses evaluasi dan pencairan dana.

Dalam proses pengajuan, calon debitur bisa memilih cara online maupun offline. “Dengan mengisi formulir secara lengkap, proses persetujuan lebih cepat dan dana bisa langsung dicairkan,” ujar seorang petugas BCA. Cara online memungkinkan pengajuan dari rumah, sedangkan cara offline tetap tersedia bagi nasabah yang membutuhkan bimbingan langsung dari petugas bank.

Simulasi Angsuran KUR BCA Rp500 Juta

Pinjaman Rp500 juta KUR BCA menawarkan simulasi angsuran yang bervariasi sesuai tenor. Untuk 12 bulan, angsuran bulanan sekitar Rp43 juta, sedangkan tenor 24 bulan menjadi Rp22 juta per bulan. Tenor 36 bulan menghasilkan angsuran Rp15 juta, tenor 48 bulan Rp11 juta, dan tenor 60 bulan Rp9–10 juta, sesuai kapasitas keuangan pelaku usaha.

Seorang pengusaha menyatakan, “Dengan pilihan tenor ini, saya bisa menyesuaikan pembayaran cicilan tanpa mengganggu operasional harian.” Fleksibilitas ini membuat UMKM dapat merencanakan pengembangan usaha dengan lebih aman. Program ini juga mendorong pertumbuhan bisnis di berbagai sektor, terutama bagi usaha baru yang ingin meningkatkan kapasitas produksi.

Manfaat KUR BCA bagi UMKM dan Ekonomi Lokal

Program KUR BCA 2026 mendukung pertumbuhan UMKM melalui pembiayaan modal kerja yang mudah diakses. Dengan bunga bersubsidi dan angsuran fleksibel, pelaku usaha dapat mengembangkan usaha tanpa tekanan finansial berlebih. Keberhasilan UMKM dalam memanfaatkan program ini juga berdampak positif pada perekonomian lokal dan nasional.

Pelaku usaha menambahkan, “Dana KUR membantu saya menambah stok, memperluas pasar, dan meningkatkan pendapatan tanpa harus menunggu modal sendiri.” Dengan implementasi yang tepat, KUR BCA tidak hanya mendorong perkembangan UMKM, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru. 

Dukungan pemerintah dan bank terhadap UMKM melalui KUR memberikan pondasi kuat bagi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Terkini