Kemunculan Kawanan Serigala di Tempat Wisata Denmark Picu Imbauan

Kamis, 30 Juli 2026 | 03:25:02 WIB
Serigala Denmark.

JAKARTA - Apabila Jepang disibukkan oleh ancaman serangan beruang, Denmark kini menghadapi persoalan lain: kemunculan kembali kawanan serigala. Pemerintah setempat bahkan mengimbau para pelancong untuk bersiap menghadapi potensi perjumpaan langsung dengan predator tersebut.

Setelah sempat dinyatakan punah selama dua abad pasca perburuan terakhir pada 1813, kawanan serigala mulai terlihat lagi di Semenanjung Jutlandia sejak 2012.

Jumlah populasinya saat ini ditaksir telah menyentuh 49 ekor. Padahal secara historis, jejak keberadaan predator ini di kawasan Denmark telah terdeteksi sejak 13.000 tahun silam.

Secara insting, serigala tergolong satwa pemalu yang selalu menghindari interaksi dengan manusia. Namun, kejadian yang tidak biasa muncul di lokasi liburan populer Oksbøl. Berdasarkan data The Guardian (29/7), beberapa serigala muda tampak mulai memberanikan diri mendekati kawasan pemukiman serta lokasi pariwisata.

Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kota Varde bekerja sama dengan otoritas pariwisata Visit Vesterhavet membagikan brosur panduan keselamatan dalam tiga bahasa (Denmark, Inggris, dan Jerman) di berbagai area perkemahan, penginapan, hingga pusat informasi wisata.

Pemerintah Denmark menerbitkan panduan mengenai langkah yang wajib diambil wisatawan apabila berhadapan langsung dengan serigala:

1. Jangan Lari Tetap tenang, berdiri tegap, serta tatap mata serigala secara langsung untuk memperlihatkan posisi dominansi. Dilarang keras membelakangi atau mengikuti pergerakan satwa tersebut.

2. Buat Kegaduhan Pelancong masih diperbolehkan mengambil foto. Kendati demikian, jika satwa tersebut tak kunjung menjauh, segera berteriak, bertepuk tangan, dan melambaikan tangan setinggi mungkin.

3. Lakukan Perlawanan Meskipun belum terdapat catatan serangan serigala terhadap manusia di Denmark, pihak berwenang menginstruksikan perlawanan fisik sekuat tenaga (seperti memukul, menendang, atau memanfaatkan benda tumpul) apabila terjadi serangan.

4. Pengawasan Anak Anak-anak yang masih berusia di bawah 10 tahun wajib selalu berada dalam pengawasan ketat orang dewasa selama beraktivitas di kawasan Oksbøl.

Kembalinya predator ini memantik perdebatan hangat di masyarakat hingga panggung politik. Di satu pihak, serigala masuk dalam kategori hewan yang dilindungi hukum Uni Eropa. Namun di pihak lain, warga beserta peternak merasa risau akan keselamatan mereka.

Kekhawatiran kian memuncak seusai dua ekor kuda poni tewas diterkam serigala dalam kurun waktu dua pekan. Kejadian ini bahkan berujung pelaporan empat politisi dari Danish People's Party ke kepolisian setelah menyerukan aksi "Tembak serigala" lewat platform media sosial.

Bagi Anda yang berencana mengunjungi Denmark dalam waktu dekat, disarankan untuk tetap waspada serta memahami seluruh panduan keselamatan yang berlaku di destinasi liburan.

Terkini