JAKARTA - Petenis asal Filipina, Alexandra Eala, sukses bangkit dari ketertinggalan satu set untuk menundukkan Zheng Qinwen dengan skor 4-6, 6-4, 6-1 pada babak pertama Mubadala DC Open 2026 di Washington, Amerika Serikat.
Kemenangan dramatis ini mengantarkan petenis peringkat 28 dunia tersebut melaju ke babak kedua untuk menantang juara bertahan Leylah Fernandez.
"Saya rasa semangat juang itu memang sudah ada dalam diri saya. Itu adalah pola pikir yang saya miliki. Seiring bertambahnya pengalaman, saya belajar menerapkannya di level yang lebih tinggi," kata Eala seperti dikutip dari laman WTA.
Eala sempat berada dalam posisi sulit usai melepas set pertama dan tertinggal 3-4 di set kedua akibat servisnya dipatahkan oleh Zheng.
Namun, Eala mampu merespons dengan mematahkan kembali servis lawan tanpa kehilangan poin yang menjadi titik balik kebangkitannya hingga merebut set kedua dan unggul jauh pada set penentuan.
Zheng sempat berupaya menahan laju Eala pada set ketiga, tetapi Eala kembali mengamankan break penentu untuk mengunci kemenangan dalam pertemuan perdana mereka di ajang WTA Tour.
"Permainan tenis saya juga berkembang. Saya selalu ingin menang dan terus berjuang, tetapi sekarang saya memiliki lebih banyak bekal untuk mewujudkannya," ujar petenis berusia 21 tahun itu.
Eala pun mengapresiasi dukungan meriah dari para penonton yang hadir menyaksikan penampilan pertamanya di ibu kota Amerika Serikat tersebut.
"Saya senang dengan atmosfer pertandingan hari ini yang sangat meriah," kata Eala.
Ketua Turnamen Mubadala DC Open, Mark Ein, mengonfirmasi antusiasme luar biasa dari publik terhadap kehadiran Eala pada ajang tahun ini.
"Dalam sebulan terakhir, setidaknya 80 persen, bahkan mungkin lebih, dari permintaan yang diterima tim tiket adalah pertanyaan tentang kapan Alex Eala bermain. Bukan melebih-lebihkan, memang itulah yang mereka sampaikan kepada saya," ujar Ein.