BSI Dorong Masyarakat Investasi Emas Demi Masa Depan Lebih Aman

Jumat, 28 November 2025 | 11:56:27 WIB
BSI Dorong Masyarakat Investasi Emas Demi Masa Depan Lebih Aman

JAKARTA - Investasi emas semakin menjadi tren di kalangan masyarakat Indonesia. 

Nilainya yang cenderung stabil dan meningkat dari tahun ke tahun menjadikan emas sebagai pilihan investasi yang menjanjikan. Tidak lagi terbatas untuk kalangan tertentu, praktik menabung emas kini diterima secara luas oleh berbagai lapisan masyarakat.

Bank Syariah Indonesia (BSI) dan PT Pegadaian telah ditunjuk sebagai Bank Bullion atau Bank Emas untuk mengelola logam mulia secara resmi. 

Penunjukan ini menegaskan komitmen kedua lembaga dalam menyediakan layanan keuangan yang berfokus pada investasi emas dan pengelolaan cadangan logam mulia di dalam negeri. 

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat kedaulatan ekonomi, meningkatkan inklusi keuangan, dan mengoptimalkan potensi emas domestik.

Dalam konferensi pers yang digelar BSI, Firmansyah, Retail Financing Business Deputy - Region 6 Bandung, menekankan pentingnya investasi emas sebagai bagian dari budaya menabung sejak lama. 

Ia menyebut, “Investasi emas bukan hanya gaya hidup kelas atas, orang tua jaman dulu juga mengajarkan menyimpan emas.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa investasi emas memiliki nilai historis dan edukatif, sehingga layak diterapkan secara luas di masyarakat.

Manfaat Investasi Emas untuk Ekonomi Domestik

Investasi emas tidak hanya memberi keuntungan pribadi bagi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan memanfaatkan layanan Bank Emas, masyarakat bisa memiliki kepemilikan emas domestik yang dapat mendukung pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). 

Selain itu, pengembangan sektor emas juga dapat membuka lapangan kerja baru dan memberikan peluang bagi pelaku UMKM melalui penggunaan emas sebagai agunan atau pembiayaan.

Sebagai negara penghasil emas, Indonesia memiliki cadangan yang cukup besar, mencapai sekitar 20.803 ton. Proyeksi menunjukkan potensi Indonesia untuk menempati posisi ke-5 dunia dalam produksi emas. 

Potensi ini menjadi modal strategis bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan, terutama apabila masyarakat lebih banyak berinvestasi dan memanfaatkan produk layanan emas yang disediakan oleh BSI maupun Pegadaian.

Firmansyah menambahkan bahwa masyarakat juga dapat memanfaatkan emas sebagai instrumen untuk meningkatkan likuiditas usaha. 

Misalnya, emas yang dimiliki bisa digunakan sebagai jaminan pembiayaan untuk pengembangan UMKM, sehingga memberikan peluang bagi pertumbuhan usaha skala kecil dan menengah. Hal ini sekaligus mendorong inklusi keuangan dan pemanfaatan sumber daya emas secara lebih optimal.

Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Emas

Harga emas dunia dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang bersifat global maupun lokal. Kondisi politik dan ekonomi negara-negara besar, aksi borong emas oleh investor institusi, serta kelangkaan produksi emas menjadi faktor utama dalam menentukan pergerakan harga.

Fluktuasi harga ini berpengaruh langsung terhadap nilai investasi emas domestik. Dengan memahami faktor-faktor ini, masyarakat dapat mengambil keputusan yang lebih tepat terkait pembelian atau penjualan emas. 

Selain itu, kestabilan harga emas relatif terhadap instrumen keuangan lain membuat emas menjadi pilihan investasi yang aman untuk jangka panjang, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.

BSI memanfaatkan kondisi ini untuk mendorong masyarakat agar mulai memikirkan investasi emas sebagai bagian dari strategi keuangan pribadi maupun keluarga.

Penyediaan layanan Bank Emas memungkinkan masyarakat memperoleh berbagai kemudahan, mulai dari pembelian, penyimpanan, hingga pemanfaatan emas sebagai instrumen pendukung pembiayaan usaha.

Akses Layanan Bank Emas BSI dan Pegadaian

Bank Emas BSI dan Pegadaian menawarkan layanan yang memudahkan masyarakat dalam berinvestasi emas. Produk-produk layanan ini mencakup pembelian emas batangan, penyimpanan emas secara aman, serta pemanfaatan emas sebagai agunan untuk pembiayaan.

Selain memberikan akses investasi, layanan ini juga bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Edukasi terkait manfaat emas sebagai aset dan strategi investasi turut dilakukan, sehingga masyarakat dapat merencanakan keuangan secara lebih cermat. 

Penggunaan Bank Emas sebagai pusat transaksi emas domestik diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa negara, sekaligus menciptakan ekosistem investasi yang sehat.

Dengan memanfaatkan layanan BSI dan Pegadaian, masyarakat tidak hanya mendapatkan keuntungan pribadi dari kepemilikan emas, tetapi juga ikut berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional. 

Hal ini menunjukkan bahwa investasi emas memiliki nilai ganda: sebagai sarana akumulasi kekayaan pribadi dan sebagai instrumen penguatan kedaulatan ekonomi Indonesia.

Terkini

Cek paket Zalora: Panduan Lengkap Melacak Pesananmu

Minggu, 30 November 2025 | 12:17:46 WIB

Update Harga iPhone 13 di iBox Terbaru 2025

Minggu, 30 November 2025 | 12:17:45 WIB

10 Aplikasi Menulis di Android 2025

Minggu, 30 November 2025 | 10:17:06 WIB

Harga HP Tecno Pova 5 dan Spesifikasinya di Indonesia

Minggu, 30 November 2025 | 10:17:01 WIB