Harga Minyak Melonjak

0

 

London, EnergiKita-Harga minyak melonjak 20 persen selepas serangan pada kilang-kilang minyak Arab Saudi. Kenaikan harga minyak diperkirakan terus terjadi selama beberapa waktu ke depan.

Dalam perdagangan Minggu (15/9/2019) malam, harga Brent menyentuh 71.95 dollar AS per barel. Brent, minyak yang menjadi acuan harga internasional, memang akhirnya terkoreksi menjadi 68 dollar AS per barel. Sementara harga minyak AS, West Texas Intermediate (WTI), menyentu 63.64 dollar AS.

Lonjakan itu terjadi selepas milisi Houthi menyerang kilang minyak perusahaan Arab Saudi, Aramco, di Abqaiq dan Khurais pada Sabtu pagi. Kilang Abqaiq merupakan pengolahan minyak mentah terbesar di dunia dan bisa menghasilkan 7 juta barel minyak setiap hari. Dari kilang itu, 70 persen ekspor minyak Arab Saudi dipersiapkan. Kilang ini sebelumnya jadi sasaran Houthi, milisi Yaman yang dituding disokong Iran. Riyadh memastikan produksi hingga 5 juta barel per hari terganggu akibat serangan itu. Jumlah itu setara separuh produksi minyak Arab Saudi atau 5 persen pasokan minyak mentah global.

Serangan itu merupakan yang terburuk dalam hampir 30 tahun terakhir. Insiden sejenis terakhir kali terjadi pada Agustus 1990 kala Irak menyerbu Kuwait. Sebelum itu, gangguan juga terjadi selama periode awal Revolusi Iran pada 1979.

Sejumlah analis menyebut, harga Brent bisa terus melonjak. Dalam perdagangan Senin (16/9/2019), harga Brent diprediksi menyentuh 80 dollar AS per barel. Memang, analis menekankan harga akan sangat terpengaruh pada apa yang dilakukan Arab Saudi dan Aramco hingga Senin ini. (TYO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here