Baran Energy Perkenalkan Baterai Listrik Rp 1 kepada Warga Bandung

0

[ad_1]

BANDUNG, (PR).- Baran Energy bakal memperkenalkan baterai listrik atau energy storage system (baterai penyimpan energi skala besar) dengan program Rp 1 kepada warga Bandung. Direncanakan, produk teknologi energi baru dan terbarukan (EBT) tersebut akan hadir ke masyarakat di Kota Kembang pada pertengahan Agustus mendatang.Victor Wirawan, selaku CEO dan Founder Baran Energy mengatakan pada peluncuran yang dilakukan di Jakarta beberapa waktu lalu, pihaknya mendapatkan sambutan yang luar biasa. Antusiasme masyarakat cukup tinggi yang terlihat dari banyaknya masyarakat yang langsung melakukan pemesanan.“Kami tidak menyangka antusiasme masyarakat Jakarta sangat tinggi saat peluncuran beberapa saat lalu. Awalnya, kami hanya ingin memperkenalkan terlebih dahulu baterai listrik ini. Namun, di luar dugaan banyak sekali masyarakat yang langsung melakukan order (pemesanan),” tutur Victor Wirawan, selaku CEO dan Founder Baran Energy, Kamis, 25 Juli 2019. Victor menuturkan bersama puluhan anak milenial yang berbakat, saat ini ia sedang mengembangkan tiga varian produk. Ketiga varian produk tersebut adalah PowerWall yang berkapasitas 8,8 kWh yang bisa dipakai di rumah atau industri berskala kecil, kemudian PowerPack 126 kWh untuk industri berskala menengah, serta PowerCube 1,2 Mwh untuk industri berskala besar.Sementara produk yang telah diluncurkan adalah PowerWall. Perangkat teknologi tersebut bisa dimanfaatkan, terutama untuk menampung energi yang dihasilkan energi terbarukan, seperti energi yang bersumber dari matahari, angin, air dan lain-lain.Untuk menciptakan bateri tersebut, Victor mengakui, tidaklah mudah. Dibutuhkan Research and development (R&D) yang mendalam, biaya yang besar, dan juga waktu yang tidak singkat. Makanya tak mengherankan banyak stigma yang mucul jika baterai tersebut mahal.“Oleh karena itu, kami ingin memberikan penawaran bahwa untuk memiliki perangkat energi EBT yang selama ini terkesan mahal, bisa dimiliki dengan harga terjangkau. Kami adakan Program Rp 1, dan ada juga program easy payment untuk mencicil DP (down paymen/uang muka),” tutur Victor.Ia menjelaskan strategi Program Rp 1 merupakan salah satu inovasi model kepemilikan agar teknologi tersebut terjangkau. Dengan demikian, lebih banyak lagi masyarakat yang bisa berpindah menjadi menggunakan energi terbarukan. Selain itu, program tersebut  juga diharapkan dapat membantu percepatan peralihan dari energi fosil ke energi terbarukan.“Kami generasi milenial sangat peduli dengan keberlangsungan sumber energi fosil yang saat ini terus menipis dan sangat mendukung program pemerintah untuk mendorong masyarakat mulai beralih dari energi fosil ke energi terbarukan. Bahkan, pemerintah telah menargetkan pemanfaatan energi yang bersumber dari EBT pada 2025 pendatang porsinya sebesar 23%. Ini adalah salah satu bentuk dukungan kami terhadap program tersebut,” katanya.*** 

[ad_2]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here