MotoGP

Quartararo Ungkap Rutinitas Menarik dan Tak Terduga Usai Setiap Balapan MotoGP

Quartararo Ungkap Rutinitas Menarik dan Tak Terduga Usai Setiap Balapan MotoGP
Quartararo Ungkap Rutinitas Menarik dan Tak Terduga Usai Setiap Balapan MotoGP

JAKARTA - Fabio Quartararo, pembalap andalan Yamaha Motor Racing, membuka cerita soal kebiasaan uniknya setelah setiap balapan. 

Juara MotoGP 2021 itu sempat bercanda mengenai interaksinya dengan rekan satu tim, Alex Rins, setelah menuntaskan perlombaan. Ia menyebutkan bahwa keduanya sering berbicara dan berdiskusi sebagai bagian dari kerja sama tim.

Quartararo menambahkan bahwa obrolan setelah balapan bukan hanya sekadar basa-basi, tetapi juga momen evaluasi untuk meningkatkan performa. 

Pembalap asal Prancis itu menekankan pentingnya koordinasi meski di lintasan masing-masing rider fokus pada performa individu. Dengan cara ini, mereka bisa berbagi pengalaman tentang trek dan menangani masalah yang muncul selama balapan.

Interaksi santai itu menurut Quartararo justru memperkuat chemistry tim. Humor yang dibawanya menjadi media untuk mencairkan suasana tegang setelah adrenalin balapan tinggi. Hal ini juga membantu mereka tetap fokus dan saling mendukung ketika menghadapi tantangan di sirkuit.

Diskusi Strategi Bersama Alex Rins

Alex Rins, rekan satu tim Quartararo, turut menegaskan pentingnya komunikasi pasca balapan. 

Ia menyebut bahwa meski setiap rider memikirkan strategi individu, diskusi dengan rekan setim memungkinkan pemahaman lebih baik terhadap performa motor. Kedua pembalap kerap berbagi informasi terkait penyesuaian setelan sepeda motor yang sama, sehingga tim bisa memperoleh data lebih lengkap.

Rins menjelaskan bahwa pembicaraan tentang balapan dan solusi teknis mempermudah penyelarasan strategi tim. Diskusi ini sering terjadi tanpa campur tangan anggota tim lainnya, sehingga mereka bisa fokus pada evaluasi pribadi dan kolektif. Metode ini dianggap efektif untuk meningkatkan efisiensi kerja serta meminimalkan kesalahan di trek.

Kolaborasi antara Quartararo dan Rins juga menjadi sarana untuk memecahkan tantangan yang muncul dari karakteristik motor dan kondisi sirkuit. Pembagian pengalaman mereka membantu tim Yamaha Racing dalam menyiapkan strategi balapan berikutnya. Keselarasan ini sangat penting dalam menghadapi persaingan ketat MotoGP.

Era Baru Mesin Yamaha V4

Memasuki musim baru, Yamaha Racing memperkenalkan inovasi signifikan pada tunggangan kedua pembalapnya. Mesin baru V4 menggantikan Inline-4 yang digunakan musim lalu, menandai awal era baru bagi tim. 

Presiden Yamaha Racing, Takahiro Sumi, menekankan bahwa perubahan ini membutuhkan dedikasi dan disiplin tinggi dari pabrikan di Jepang maupun tim di Italia.

Sumi menekankan bahwa pengembangan mesin V4 tidak hanya soal tenaga, tetapi juga stabilitas, akselerasi, dan sensasi balap. Distribusi bobot sepeda motor disesuaikan agar setara di bagian depan dan belakang, selaras dengan standar motor pabrikan Eropa. 

Selain itu, sasis motor didesain ulang dengan lekukan lebih dalam untuk mendukung performa aerodinamis.

Perubahan ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Quartararo dan Rins. Mereka harus menyesuaikan gaya balap dengan karakter mesin baru yang lebih responsif dan stabil. Persiapan matang menjadi kunci untuk bersaing di papan atas MotoGP 2026.

Persiapan Menuju Tes Pra-Musim

Tim Yamaha Racing telah menjadwalkan sesi tes sebelum musim MotoGP 2026 resmi bergulir. Uji coba akan digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada awal Februari dan dilanjutkan di Buriram, Thailand, pada akhir bulan. Tes ini bertujuan untuk memahami performa motor V4 dan menemukan setelan terbaik bagi setiap pembalap.

Quartararo dan Rins akan memanfaatkan tes pra-musim untuk menyesuaikan diri dengan mesin baru. Fokus utama adalah meningkatkan konsistensi di trek panjang dan mengoptimalkan sistem pengereman. Selain itu, mereka juga akan menguji respons motor terhadap berbagai kondisi lintasan untuk memperoleh data yang akurat.

Persiapan yang matang di fase ini penting agar tim bisa langsung bersaing dengan tim lain saat balapan pertama. Setiap informasi dari tes akan dianalisis untuk mengembangkan strategi balapan yang lebih agresif dan efisien. Kesempatan ini juga menjadi momen untuk memperkuat kerja sama internal tim.

Optimisme dan Mental Juara

Fabio Quartararo menegaskan bahwa humor dan komunikasi dengan rekan setim berperan penting dalam menjaga motivasi. Rutinitas yang dijalani setelah balapan membantunya tetap rileks sekaligus fokus pada target musim. Mental juara seperti Quartararo diperlukan agar bisa mengatasi tekanan kompetitif di MotoGP.

Selain aspek mental, kesiapan fisik juga menjadi perhatian utama pembalap Yamaha Racing. Latihan, evaluasi data, dan simulasi balapan dilakukan secara konsisten untuk memaksimalkan performa motor dan rider. Dengan pendekatan ini, mereka berharap bisa mempertahankan prestasi sekaligus bersaing di setiap seri MotoGP 2026.

Optimisme Quartararo dan Rins terhadap musim baru tercermin dari antusiasme mereka dalam menyesuaikan diri dengan motor V4. 

Kolaborasi dan komunikasi menjadi fondasi utama bagi tim untuk menghadapi tantangan musim kompetitif. Semangat ini diyakini akan menginspirasi penonton dan penggemar untuk mengikuti perjalanan Yamaha Racing sepanjang tahun.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index