Ribuan Warga Merasakan Kebahagiaan Saat Program Sosial Ramadhan Bersama PLN UIP Nusra Menghadirkan Bantuan Penuh Kepedulian Untuk Masyarakat

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:10:17 WIB

JAKARTA — Yayasan Baitul Maal PLN kembali menggelar kegiatan sosial dengan menyalurkan puluhan ribu paket bantuan kepada masyarakat selama Ramadan 1447 Hijriah. Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, lebih dari 45.000 paket bingkisan disiapkan untuk disalurkan kepada penerima manfaat. Bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu masyarakat menjalani ibadah puasa dengan lebih nyaman.

Pada tahap pertama, sebanyak lebih dari 23.000 paket bantuan telah disalurkan secara bersamaan di 13 titik lokasi di Indonesia. Kegiatan distribusi dilakukan pada Rabu (25/2) dengan melibatkan berbagai pihak untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan baik.

Program ini mengangkat tema “Cahaya Berkah Ramadan 1447 H” yang menggambarkan semangat berbagi serta kepedulian sosial selama bulan suci.

Peran PLN Dalam Mendukung Kepedulian Sosial

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi selama Ramadan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Menurutnya, PLN berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan melalui YBM PLN diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara PLN dan masyarakat.

Darmawan menekankan bahwa semangat berbagi yang dilakukan oleh para pegawai PLN merupakan wujud kepedulian terhadap sesama. Melalui program ini, PLN ingin menghadirkan nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.

Penyaluran bantuan yang dilakukan di Masjid Institut Teknologi PLN juga menjadi salah satu simbol kolaborasi antara dunia industri dan lembaga pendidikan.

Distribusi Bantuan di Sejumlah Lokasi Strategis

Wilayah Jabodetabek menjadi salah satu kawasan yang menerima bantuan dalam program tersebut. Di wilayah ini, lebih dari 2.500 paket bingkisan telah dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran bantuan dilakukan di beberapa titik, termasuk Kampung Deret Petogongan di Jakarta Selatan dan Masjid Institut PLN di Jakarta Barat. Selain itu, masyarakat di sekitar Yayasan Abdul Wahid Hasyim Masjid Al-Munawaroh juga menerima bantuan serupa.

Di Jakarta Timur, bantuan disalurkan melalui Masjid Al-Akhbar yang menjadi pusat kegiatan masyarakat setempat. Sementara di Tangerang Selatan, bantuan diberikan melalui Taman Baca Amalia.

Beberapa masjid di wilayah Bogor dan Depok juga menjadi lokasi distribusi bantuan, seperti Masjid Jami As-Sofia, Masjid Al-Muhajirin, Masjid Al-Anwar, serta Masjid Al-Hidayah.

Zakat Pegawai PLN Dikelola Untuk Program Sosial

Dana yang digunakan dalam kegiatan bantuan Ramadan ini berasal dari zakat pegawai muslim PLN yang dihimpun melalui YBM PLN. Lembaga tersebut bertugas mengelola dan menyalurkan dana zakat secara profesional dan transparan.

Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menjelaskan bahwa zakat yang terkumpul tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan langsung. Sebagian dana juga digunakan untuk mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan zakat yang baik dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain membantu kebutuhan jangka pendek, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sulistyo menambahkan bahwa kegiatan berbagi selama Ramadan merupakan kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial serta membangun solidaritas di tengah masyarakat.

Apresiasi Dari Institut Teknologi PLN

Kegiatan sosial yang dilakukan oleh YBM PLN mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Institut Teknologi PLN. Kampus tersebut menjadi salah satu lokasi kegiatan penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Rektor Institut Teknologi PLN, Iwa Garniwa, memberikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan oleh PLN Group dalam kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan berbagi selama Ramadan memiliki nilai penting dalam menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa. Melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial, generasi muda dapat memahami pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

Ia juga menyampaikan bahwa Ramadan selalu menjadi momen yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan serta semangat berbagi di tengah masyarakat.

Terkini