Kepedulian PLN UIP Nusra Di Ramadhan Menjadi Benih Kebaikan Yang Terus Tumbuh Dan Berkembang

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:34:55 WIB

JAKARTA - YBM PLN menggerakkan program sosial berskala besar di bulan Ramadan 1447 H dengan mendistribusikan puluhan ribu paket bingkisan kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini menyentuh lebih dari 45.000 penerima manfaat yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia sebagai bentuk nyata kepedulian insan PLN. Tahap perdana penyaluran berlangsung pada 25 Februari 2026, di mana lebih dari 23.000 paket berhasil dikirimkan serentak ke 13 titik lokasi dalam satu waktu.

Komitmen Insan PLN Terwujud Lewat Program Cahaya Berkah

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa program berlabel "Cahaya Berkah Ramadan 1447 H" ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan cerminan komitmen mendalam seluruh insan PLN untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia menyempatkan diri hadir langsung dalam kegiatan penyaluran di Masjid Institut Teknologi PLN, Jakarta, sebagai bentuk keseriusan dan kepedulian pimpinan perusahaan. Darmawan berharap setiap paket yang diterima mampu membawa ketenangan dan semangat baru bagi para penerimanya dalam menjalani ibadah puasa.

Penyaluran Serentak Menjangkau Berbagai Sudut Jabodetabek

Di kawasan Jabodetabek, lebih dari 2.500 warga menerima paket bingkisan yang didistribusikan secara bersamaan di sembilan lokasi yang telah ditetapkan. Distribusi menjangkau Kampung Deret Petogongan di Jakarta Selatan, Masjid Institut PLN di Jakarta Barat, dan Masjid Al-Akhbar di Jakarta Timur sebagai titik utama di ibu kota. Taman Baca Amalia di Tangerang Selatan serta sejumlah masjid di Depok, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor juga masuk dalam jangkauan distribusi untuk memastikan manfaat tersebar secara merata.

Zakat Pegawai PLN Jadi Motor Penggerak Program Sosial

Seluruh program ini bergerak menggunakan dana zakat yang secara konsisten dihimpun dari pegawai muslim PLN dan dikelola secara profesional oleh YBM PLN. Pengelolaan tidak hanya berorientasi pada penyaluran sesaat, tetapi dirancang untuk mendatangkan manfaat yang berkelanjutan bagi komunitas penerima manfaat. Model ini menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan sosial yang sesungguhnya, selaras dengan semangat Islam dalam membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya.

Sulistyo Biantoro Tekankan Pentingnya Kemandirian Penerima Manfaat

Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menyampaikan bahwa program ini dirancang jauh melampaui fungsi distribusi bantuan biasa dengan tujuan mendorong kemandirian nyata penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan konkret selama Ramadan akan meninggalkan dampak yang jauh lebih luas dari nilai materinya. Sulistyo meyakini bahwa semangat berbagi dan saling menguatkan yang tumbuh di bulan suci ini akan terus menjadi pondasi solidaritas masyarakat ke depannya.

Generasi Muda Diajak Terlibat dalam Ekosistem Kepedulian

Institut Teknologi PLN dilibatkan secara aktif dalam program ini sebagai langkah strategis untuk menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial kepada generasi muda sejak dini. Mahasiswa yang hadir langsung dalam kegiatan penyaluran mendapatkan pengalaman berharga yang tidak bisa diperoleh dari bangku kuliah semata. Keterlibatan lingkungan akademik ini dinilai penting untuk memastikan nilai-nilai kemanusiaan terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa secara organik.

Rektor IT PLN Apresiasi Sinergi Bermakna PLN Group

Rektor Institut Teknologi PLN, Iwa Garniwa, menyambut hangat kolaborasi yang terjalin antara PLN Group melalui YBM PLN dengan kampusnya dalam kegiatan sosial penuh makna ini. Menurutnya, program semacam ini melampaui batas seremoni karena secara nyata membentuk karakter mahasiswa yang lebih peka terhadap realitas sosial di sekitarnya. Iwa meyakini bahwa keberkahan sejati tidak diukur dari pencapaian pribadi semata, melainkan dari seberapa besar kontribusi seseorang dalam meringankan beban orang lain.

Distribusi Akan Terus Bergulir Hingga Ramadan Berakhir

YBM PLN memastikan penyaluran paket bingkisan tidak berhenti pada gelombang pertama, melainkan akan terus berlanjut secara bertahap hingga seluruh target penerima manfaat terpenuhi menjelang Idulfitri. Wilayah-wilayah di luar Jawa yang selama ini kurang terjamah program sosial serupa juga masuk dalam radar distribusi lanjutan PLN. Program ini menjadi bukti nyata bahwa BUMN tidak hanya hadir menerangi rumah warga, tetapi juga berkomitmen untuk menerangi kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

Terkini