Program Unggulan Yayasan Baitul Maal Ramadhan PLN UIP Nusra Memberikan Manfaat Nyata Melalui Penyaluran Zakat Pegawai Serentak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:35:58 WIB

JAKARTA - Langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat prasejahtera ditunjukkan oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN melalui penyaluran 45.000 paket bingkisan Ramadan 1447 H. Program kemanusiaan ini merupakan manifestasi dari zakat penghasilan para pegawai muslim PLN yang dikelola secara profesional untuk membantu sesama. Pada tahap awal, sebanyak 23.000 paket telah disebar secara serentak di 13 titik wilayah Indonesia guna memastikan manfaatnya merata hingga ke pelosok.

Transformasi Zakat Menjadi Manfaat Nyata

Penyaluran bantuan ini bukan sekadar aktivitas rutin, melainkan upaya sistematis untuk memberikan dukungan nutrisi bagi warga di bulan suci. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa tema ‘Cahaya Berkah Ramadan 1447 H’ diusung untuk membawa harapan baru bagi para penerima manfaat. Dengan bantuan ini, beban ekonomi warga diharapkan berkurang sehingga mereka dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan tenang.

Distribusi Terintegrasi di Wilayah Metropolitan Jakarta

Khusus untuk wilayah Jabodetabek, YBM PLN memusatkan titik pembagian pada lokasi-lokasi strategis seperti Kampung Deret Petogongan dan berbagai masjid besar. Tercatat lebih dari 2.500 paket telah diterima oleh warga di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, hingga wilayah penyangga seperti Depok dan Bogor. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa masyarakat di sekitar unit kerja PLN merasakan dampak positif langsung dari keberadaan perusahaan.

Pengelolaan Dana Amanah Oleh Yayasan Baitul Maal

Seluruh pendanaan program ini berasal dari pemotongan zakat para insan PLN yang dikumpulkan setiap bulannya dengan penuh ketaatan. Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menjelaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya bertugas menjaga amanah tersebut agar selalu tepat sasaran. Zakat tidak hanya diberikan sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga dirancang untuk memicu kemandirian ekonomi bagi para mustahik di masa depan.

Mendorong Solidaritas Sosial di Tengah Masyarakat

Momentum Ramadan digunakan sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan antara korporasi dan rakyat melalui aksi berbagi secara tulus. Sulistyo menambahkan bahwa kepedulian nyata ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk melakukan hal serupa bagi sesama. Solidaritas sosial yang kuat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat secara luas dan berkelanjutan.

Keterlibatan Sektor Akademik Dalam Aksi Kemanusiaan

Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Institut Teknologi PLN sebagai bagian dari kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan. Rektor Institut Teknologi PLN, Iwa Garniwa, menyampaikan bahwa kehadiran YBM PLN di lingkungan kampus memberikan nilai tambah bagi mahasiswa. Para calon insinyur ini diajarkan untuk memiliki empati tinggi terhadap kondisi sosial yang ada di sekeliling mereka sejak dini.

Menanamkan Nilai Kemanusiaan Pada Mahasiswa

Iwa Garniwa menilai bahwa kegiatan berbagi ini merupakan sarana edukasi karakter yang sangat efektif bagi seluruh civitas akademika. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi melihat langsung bagaimana aksi kemanusiaan dijalankan secara profesional di lapangan. Hal ini sejalan dengan visi kampus untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesalehan sosial.

Keberkahan Melalui Manfaat Bagi Sesama

Esensi dari bulan suci Ramadan adalah tentang seberapa banyak manfaat yang bisa diberikan oleh seorang individu kepada orang lain. Iwa menekankan bahwa ukuran kesuksesan sebuah institusi juga dilihat dari kontribusi sosialnya terhadap lingkungan sekitar yang membutuhkan. Melalui sinergi ini, diharapkan tercipta ekosistem yang saling mendukung antara PLN, dunia pendidikan, dan masyarakat umum demi kemajuan bangsa.

Terkini