Menebar Keberkahan Di Bulan Ramadhan PLN UIP Nusra Salurkan Paket Bingkisan Pangan Untuk Masyarakat Di Nusa Tenggara

Senin, 09 Maret 2026 | 09:21:37 WIB

JAKARTA - Gerakan sosial berskala besar kembali digulirkan oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dengan menargetkan 45.000 penerima manfaat sepanjang Ramadan 1447 H. Melalui distribusi bingkisan ini, PLN berupaya merajut kembali tali persaudaraan antarwarga melalui semangat berbagi yang inklusif. Ribuan paket telah dilepas ke berbagai daerah sebagai langkah awal untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di bulan suci.

Aksi Serentak di Tiga Belas Titik Nasional

Penyaluran tahap pertama yang melibatkan 23.000 paket dilakukan dengan koordinasi yang sangat ketat di berbagai unit kerja PLN di Indonesia. Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama menekankan bahwa kehadiran perusahaan harus dirasakan lebih dari sekadar penyedia energi listrik. Program ini adalah manifestasi dari empati kolektif para karyawan yang ingin melihat masyarakat tersenyum saat menyambut hari kemenangan.

Jangkauan Luas Hingga Wilayah Penyangga Ibu Kota

Titik distribusi di Jabodetabek meliputi lokasi strategis seperti Masjid Al-Anwar di Depok serta Masjid Jami As-Sofia di Kota Bogor. Lebih dari 2.500 keluarga telah menerima manfaat langsung yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama menjalankan ibadah puasa. Fokus penyaluran diberikan kepada kawasan yang memiliki profil warga dengan tingkat ekonomi rendah namun memiliki semangat ibadah yang tinggi.

Transparansi Pengelolaan Dana Kemanusiaan Karyawan

Dana yang digunakan dalam program ini murni berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dihimpun secara terpusat oleh YBM PLN. Sulistyo Biantoro menegaskan bahwa transparansi adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan para muzaki di internal perusahaan. Pengelolaan dana yang akuntabel memastikan setiap rupiah zakat dikonversi menjadi bantuan yang tepat guna dan memberikan dampak signifikan.

Mendorong Budaya Saling Membantu di Masyarakat

Ketua Umum YBM PLN berharap program ini dapat memicu budaya gotong royong yang lebih luas di tengah masyarakat umum. Ramadan dipandang sebagai momentum yang tepat untuk menggerakkan solidaritas sosial demi terciptanya stabilitas kehidupan berbangsa. Semangat berbagi ini diharapkan tidak hanya berhenti di bulan puasa, melainkan berlanjut menjadi gaya hidup sehari-hari bagi seluruh masyarakat.

Apresiasi dari Kalangan Akademisi Teknologi

Pihak Institut Teknologi PLN menyambut baik langkah sinergis ini dengan menyediakan ruang masjid kampus sebagai pusat kegiatan sosial. Rektor Iwa Garniwa menyatakan bahwa kampus sangat bangga bisa menjadi bagian dari rantai kebaikan yang diinisiasi oleh PLN Group. Sinergi ini memperkuat posisi kampus sebagai institusi yang tidak hanya cerdas secara intelektual namun juga santun secara sosial.

Menanamkan Karakter Berbagi di Lingkungan Kampus

Iwa Garniwa menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk selalu mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Mahasiswa yang ikut membantu distribusi mendapatkan pelajaran berharga tentang makna syukur melalui interaksi langsung dengan warga prasejahtera. Hal ini sejalan dengan upaya kampus dalam mencetak lulusan yang memiliki integritas dan kepedulian sosial yang tinggi.

Makna Sejati Ibadah Melalui Aksi Sosial

Ramadan mengajarkan umat manusia bahwa kesalehan ritual harus berjalan beriringan dengan kesalehan sosial yang memberikan manfaat nyata. Iwa menekankan bahwa ukuran kemuliaan sebuah institusi terletak pada seberapa luas jangkauan kebaikan yang telah mereka sebar ke penjuru negeri. Melalui bantuan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih harmonis dan penuh dengan nilai-nilai keberkahan sepanjang masa.

Terkini