Persiapan Setahun Penuh Antar Tim Para Panahan Indonesia Pasang Target Emas di APG

Senin, 19 Januari 2026 | 09:23:40 WIB
Persiapan Setahun Penuh Antar Tim Para Panahan Indonesia Pasang Target Emas di APG

JAKARTA - Tim para panahan Indonesia memasuki ASEAN Para Games 2025 dengan bekal persiapan yang matang. 

Program latihan telah dijalani secara konsisten selama satu tahun penuh tanpa jeda. Persiapan jangka panjang tersebut menjadi fondasi utama dalam membidik hasil maksimal.

Pelatih tim para panahan Indonesia, Rameez Ali Surya Negara, menilai kondisi atlet berada pada level yang optimal. Seluruh atlet telah melewati tahapan latihan terstruktur yang dirancang sejak awal siklus. Kesiapan ini diharapkan mampu menjawab tantangan kompetisi tingkat Asia Tenggara.

ASEAN Para Games 2025 menjadi ajang penting bagi tim para panahan Indonesia. Kompetisi ini juga menjadi tolok ukur efektivitas program pembinaan yang telah dijalankan. Target medali pun disusun berdasarkan evaluasi realistis terhadap kemampuan tim.

Target Medali dan Optimisme Tim

Tim para panahan Indonesia menargetkan raihan dua medali emas dalam ajang ini. Selain itu, tim juga membidik dua medali perak dan tiga perunggu. Target tersebut disusun sebagai acuan awal dalam menilai capaian tim.

Rameez menyampaikan optimismenya terhadap potensi perolehan medali yang bisa melampaui target. Keyakinan itu didasarkan pada progres atlet selama menjalani latihan. Performa yang stabil memberi harapan hasil lebih baik dari ekspektasi awal.

Optimisme tersebut tetap dibarengi pendekatan realistis dalam persiapan. Setiap atlet diarahkan untuk fokus pada performa terbaik tanpa tekanan berlebih. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga konsistensi saat bertanding.

Fondasi Latihan Berkelanjutan

Program latihan selama 12 bulan menjadi kekuatan utama tim para panahan Indonesia. Latihan dilakukan secara berkelanjutan tanpa jeda untuk menjaga ritme dan daya saing atlet. Konsistensi ini menjadi pembeda dalam persiapan menuju kompetisi besar.

Menu latihan mencakup penguatan fisik, pemantapan teknik, dan simulasi pertandingan. Setiap aspek dirancang untuk menghadapi tekanan kompetisi regional. Simulasi pertandingan juga membantu atlet terbiasa dengan situasi laga sesungguhnya.

Selain aspek teknis, kesiapan mental turut menjadi perhatian. Atlet dibekali latihan untuk menjaga fokus dan ketenangan. Pendekatan menyeluruh ini diharapkan menghasilkan performa optimal saat bertanding.

Komposisi Atlet dan Penyesuaian Strategi

Skuad para panahan Indonesia diperkuat oleh sepuluh atlet pilihan. Mereka terbagi dalam dua kategori, yakni enam atlet recurve dan empat atlet compound. Komposisi ini ditentukan berdasarkan evaluasi performa sepanjang siklus latihan.

Pemilihan atlet juga disesuaikan dengan nomor yang dipertandingkan. Setiap atlet diproyeksikan mengisi peran strategis dalam tim. Pendekatan ini bertujuan memaksimalkan peluang medali di setiap nomor.

Pada edisi kali ini, terdapat perbedaan format pertandingan dibandingkan turnamen sebelumnya. Tim pelatih telah melakukan penyesuaian strategi sejak jauh hari. Uji coba internal dilakukan agar atlet siap menghadapi perubahan tersebut.

Fokus Nomor Unggulan dan Harapan Besar

Perhatian khusus diberikan pada nomor beregu dan campuran. Nomor ini menuntut koordinasi dan kekompakan yang tinggi antaratlet. Penyesuaian strategi menjadi kunci agar tim tampil solid.

Rameez menilai format pertandingan yang baru tidak menjadi hambatan. Menurutnya, format tersebut memiliki kemiripan dengan sistem latihan yang telah dijalani tim. Kesamaan pendekatan ini membuat tim lebih siap saat bertanding.

Secara khusus, atlet Teodora Audi mendapat target dua medali perak. Target tersebut ditetapkan pada nomor single women compound dan mixed compound. Hasil di Thailand diharapkan menjadi tolok ukur keberhasilan program latihan setahun terakhir.

Terkini